Ekonomi adalah aspek yang sangat fundamental dalam kehidupan manusia. Bahkan terkadang kita melihat tingkat kemuliaan seseorang dari segi ekonominya. Sehingga banyak orang yang merasa dirinya tinggi karena tingkat ekonominya tinggi, dan merasa dirinya hina karena keadaan sebaliknya.
Itulah keadaan ekonomi dunia saat ini. Paradigma seperti itu muncul karena sistem yang digunakan saat ini adalah sistem ekonomi yang mengkomparasikan dua kasta, yang kuat dan lemah.
Sebenarnya Islam mempunyai sistem untuk mengganti itu semua, tapi bukan sistem untuk menjadi kompetitor sistem ekonomi saat ini. Karena islam adalah agama yang murni, tak ada sedikitpun kecacatan didalamnya, sedangkan sitem ekonomi saat ini adalah sistem ekonomi yang kotor, jadi tidak pantas Islam menjadi kompetitor sistem ekonomi yang kotor, karena sistem ekonomi ekonomi Islam jauh lebih mulia dari sistem ekonomi saat ini.
Percaya atau tidak ekonomi Islam pasti akan tegak. Namun apakah kita termasuk orang-orang yang berjuang didalamnya. Barisan yang memperjuangkan ekonomi Islam menjadi sistem ekonomi dunia.
Saat ini kita sedang menghadapi suatu perang, namun bukan perang secara fisik, melainkan perang sistem. Setidaknya kita berjuang untuk anak cucu kita, yang mungkin nantinya mereka akan menghadapi perang yang benar-benar perang melawan musuh-musuh Islam di penghujung dunia nanti.
Dan tugas kita saat ini menciptakan suasana yang kondusif untuk anak cucu kita, sehingga mereka nanti hanya fokus menyusun strategi untuk menghadapi musuh-musuh Allah, tanpa memmikirkan perubahan sistem (ekonomi khususnya).
”Apabila ada seribu orang yang berjuang di jalan Allah, maka aku bersama mereka, apabila ada 100 orang berjuang maka aku salah satunya. Apabila ada 10 orang maka aku didalamnya, dan apabila hanya ada satu orang yang berjuang maka akulah orangnya.” Seharusnya prinsip inilah yang ada dalam diri kita, kita selalu berusaha menjadi orang yang berguna untuk agama Allah. Sungguh tidak akan sia-sia perjuangan kita apabila ditujukan untuk Allah.
Untuk itu mari kita bersama-sama luruskan niat karena Allah agar semua yang kita rencanakan di ridoi oleh Allah. Dan apabila ada pertanyaan dalam hati kita ”Apakah kita berada pada barisan itu?” maka jawabannya adalah... Ya....
Wallahua’lam
Tidak ada komentar:
Posting Komentar